MY MIND

Menghukum Jauh Lebih Mudah Ketimbang Menghargai

Orang-orang tidak akan peduli walau engkau melakukan seribu kebaikan. Tapi mereka akan sangat senang menghakimu ketika ada engkau melakukan satu kesalahan.

Quote di atas terdengar tidak adil. Memang, dan begitulah potret netizen hari ini. Sebagai orang yang bergelut di media sosial sehari-hari itulah yang banyak saya hadapi.

Saya teringat suatu hari saat berbincang dengan Om Yusrizal KW. Beliau bilang “Kita ini sangat miskin dengan apresiasi. Kita kurang menghargai orang lain.”

Yep, saya mengamini itu. Begitulah kenyataannya, masyarakat kita sangat sulit menghargai hal-hal baik dan positif yang dilakukan oleh orang lain. Tapi mereka sangat gemar menghukum dan menghakimi kesalahan orang lain.

Di media sosial lihat saja, coba lihat konten positif yang membantu, pasti sepi. Lihatlah postingan informasi lalu lintas. Lihatlah postingan informasi donor darah. Lihatlah informasi tentang buku, kampanye membaca, kampanye hidup bersih. Sepi.

Tapi lihatlah postingan berita asusila, tertangkap mesum, kesalahan orang lain, postingan tumpukan sampah semua ramai dan saling menyalahkan dan menjadi paling benar.

Kita lupa dan malas berterima kasih, tapi kita juga jadi yang paling pertama menghakimi jika orang lain melakukan kesalahan.

Jadilah adil, perbanyaklah apresiasi sehingga orang lain lebih semangat melakukan kebaikan. Jangan hanya berteriak ketika bersalah.

About Emen

Saya Bukan Super Hero | Saat ini sebagai COO infoSumbar dan aktif di Komunitas bersama Social Media Sumbar, Blogger Palanta, Relawan TIK dan berbagai Komunitas lainnya di Kota Padang |
View all posts by Emen →

Leave a Reply